Kemarin sebenernya ke Tokyo cuma mau perpanjang paspor aja di KBRI yang sebenernya paspornya udah expired 2 hari. Gimana lagi, dapet kuotanya di tanggal 17 mei waktu pas reservasi di bulan januari akhir.

Niatnya hari sabtu mau langsung pulang ke Hamamatsu, tapi ternyata Pia ngajak main di Tokyo, yaudah hayu deh kita extend. Awalnya bingung mau kemana since i don't really like tokyo that much, too crowded, so loud and noisy. 

Akhirnya mencetuskan ide ke Enoshima aja, pengen liat perlintasan kereta api yang terkenal di Anime Slum dunk.

Dari Nippori station jam 11, nyampe Enoshima sekitar jam 12. Karena belum makan siang, dan sengaja mau makan siang di sana kita cari restauran. Ternyata kebanyakan restauran di sana harus reservasi dulu, kita yang tahu bulat alias dadakan mau gak mau cari ditempat lain dan antri yang lumayan lama. 

Kare restaurant yang mau kita datengin, tapi gak bisa karena harus reservasi dulu

Ketemu restauran ala Hawaii, 30 menit ngantri disaat lapar itu cukup menguji kesabaran ternyata. Kita dapat kursi di lantai atas, pemandangannya langsung ke pantai, jadi bisa kelihatan di jendela. Karena lagi cerah banget, jadi sangat cantik biru langit dan biru airnya. Karena lapar, jadi cari makanan yang ada nasinya, untungnya ada dan enak!


 


Setelah makan, memutuskan untuk strolling around sambil foto-foto (yang merupakan hal wajib hehe), karena sangat panas, niatnya mau beli minuman sambil biar di tenteng saat jalan, kita udah mengantri di line sekitar 10menit, tapi pas udah sampe ke kasir, kasirnya bilang sekitar 20 menitan menunggu ke pelanggan yang di depan kita, kita memutuskan kabur, tidak sanggup menunggu alias gak dulu deh✋😂


Ini udah masuk cafenya dan nunggu antrian😂

Karena udah merasa cukup, memutuskan untuk pindah tempat ke tempat perlintasan kereta api anime slum dunk. Karena cuma 1 stasiun aja, jadi lumayan deket. Sampe sana ternyata banyak turis asing yang ngantri untuk foto di spot kereta api, sampe pas kereta apinya lewat semuanya ngumpul di dekat rel untuk ngambil video. 

  

Panas banget dan haus, juga belum minum karena tadi gak jadi, akhirnya memutuskan jalan-jalan sedikit untuk cari minuman dan cafe. Nemu satu cafe yang gak antri untungnya, dan bisa duduk.

Karena kita punya reservasi di restauran Mexico di daerah shimokitazawa, setelah jam 5 memutuskan untuk kembali ke tokyo, karena perjalanan memakan waktu 1.5jam. Sampai sana pas jam 7 kurang sedikit, sesuai dengan jam reservasi. Nama restaurannya Tepito, ini sebenernya yang nemuin Pia, aku waktu itu cuma ikut-ikut aja, tapi makanannya enak-enak, jadi ikutan suka deh! 
Suasananya sangat mexico sekali, banyak pernak-pernik ala-ala mexico. Katanya yang punya restauran itu suaminya orang mexico, makanya sangan otentik sekali rasanya. Di sini gak nyampe 1jam, karena gak tau lapar apa gimana, semua makanannya habis dalam sekejap😂